![]() | |
| Para petugas penolong bekerja semalaman |
Satu lubang besar ditemukan ditemukan di dekat rel kereta, sehingga memunculkan kecurigaan bahwa bom kemungkinan sebagai penyebebab kereta itu keluar rel.
Jaksa agung kini membuka perkara kriminal dengan dakwaan tindakan terorisme, kata kantor berita Rusia.
Kereta mengalami kecelakaan di daerah pedesaan terpencil pada saat kereta tersebut sedang dalam perjalanan antara Moskow dan St Petersburg.
Ratusan petugas penolong dan petugas lainnya bekerja semalaman di lokasi kecelakaan dekat kota Bologoye di wilayah Tver.
Sejumlah laporan mengatakan sebanyak 39 orang tewas.
![]() | |
Kereta api itu membawa lebih 650 penumpang. Lebih 90 orang dirawat di rumah sakit, sebagian di antara mereka diangkut dengan helikopter.
Kepala perusahaan kereta milik negara, Russian Railways, Vladimir Yakunin, mengatakan para penyelidik yakin kecelakaan hari Jumat malam itu disebabkan oleh tindak terorisme.
"Singkatnya, serangan teroris" adalah garis utama penyelidikan yang ditempuh oleh para pakar yang sedang menyelidiki kecelakaan keluar rel itu, kata Yakunin di televisi negara dari lokasi kecelakaan.
Sejumlah penumpang melaporkan suara ledakan besar terjadi sebelum kereta keluar rel.
Satu saluran televisi Rusia menyiarkan rekaman percakapan telefon selular antara masinis kereta api dan kemenetrian urusan darurat. Masinis mengatakan, ada suara ledakan di bawah kereta.
Kereta yang bernama Nevsky Express itu sedang dalam perjalanan di salah satu rute yang tersibuk di Rusia, dan Jumat malam adalah jam-jam yang padat penumpang.
Pada tahun 2007, satu bom di rel yang sama juga menyebabkan kereta terjungkal, menyebabkan hampir 30 orang luka-luka.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar